Ginjal merupakan organ penting dalam tubuh, berfungsi sebagai penyaring kotoran darah agar bisa dibuang melalui urin. Ginjal tersumbat atau penyumbatan saluran ginjal merupakan kondisi terhambatnya proses pembuangan cairan urin dalam ginjal, sehingga menyebabkan ginjal mengembung dan membengkak.
Penyumbatan saluran ginjal atau dalam bahasa kedokterannya Hidronefrosis berasa dari kata hidro yang bearti air, dan nefron yang berarti ginjal, sehingga dapat diartikan sebagai air di dalam ginjal. Pada hidronefrosis, terjadi pelebaran dari saluran-saluran yang terdapat di dalam ginjal sehingga ginjal akan tampak membesar atau membengkak.
Pembengkakan ini terjadi akibat adanya gangguan pada saluran kemih yang letaknya ada di bawah dari ginjal dan penyebabnya dapat bermacam-macam. Apabila terjadi gangguan dari saluran kemih maka aliran urin akan terhambat sehingga akan menggenangi ginjal dan menyebabkan pelebaran dari saluran-saluran yang ada di dalam ginjal.
Normalnya, darah yang masuk ke dalam ginjal kiri dan kanan akan disaring dan zat-zat yang tidak diperlukan oleh tubuh akan dibuang melalui air kencing/urin. Setelah itu, urin akan masuk ke kantong kemih melalui ureter kiri dan kanan.
Di dalam kantong kemih, urin akan ditampung sementara hingga penuh lalu akan dikeluarkan melalui uretra ke luar dari tubuh. Penyakit ini dapat bersifat bawaan dari lahir maupun didapat saat dewasa.
Penumpukan urin dalam ginjal dapat terjadi akibat sejumlah kondisi, salah satunya adalah sebagai berikut.
Penyebab Penyakit Ginjal Tersumbat
Penyebab penyakit ginjal tersumbat antara lain adalah:
- Penyempitan ureter
Infeksi, radang, efek samping operasi dan radiasi dapat menyebabkan penyempitan ureter dan berpotensi menyebabkan penyumbatan saluran ginjal.
- Kondisi medis lain
Penyumbatan saluran ginjal dapat terjadi akibat penyakit prostat, infeksi saluran kemih, kanker ginjal, kanker ovarium, kanker prostat atau kanker kandung kemih. Dapat terjadi pula akibat gangguan atau kerusakan saraf kandung kemih.
- Kehamilan
Rahim yang melebar saat hamil dapat menyebabkan ureter tertekan dan menyempit, kondisi ini menyebabkan urin menumpuk dan susah di buang keluar tubuh.
- Batu ginjal
Penyakit batu ginjal terjadi ketika penumpukan cairan dalam ginjal membeku dan mengeras, sehingga menghambat saluran ginjal.
Gejala Penyakit Ginjal Tersumbat
Gejala penyakit ginjal tersumbat adalah:
- Kencing bercampur darah.
- Nyeri saat buang air kecil.
- Intensitas kencing meningkat.
- Sering kebelet setiap buang air kecil.
- Demam tinggi.
- Mual dan muntah.
- Pembengkakan perut.
- Nafsu makan berkurang.
Selain menimbulkan sejumlah gejala diatas, saluran ginjal tersumbat juga dapat menyebabkan sakit pinggang, nyeri punggung dan nyeri pegal seluruh tubuh.
Kondisi ini dapat bertambah semakin parah bila tidak diatasi dengan segera. Maka dari itu, anda harus cepat-cepat mengobati penyumbatan saluran ginjal sejak dini sebelum terjadi komplikasi atau kondisi penyakit semakin parah.
Bahaya Penyakit Penyumbatan Saluran Ginjal
Jika hidronefrosis tidak diobati, peningkatan tekanan dalam ginjal dapat menurunkan kemampuan ginjal untuk menyaring darah, menghilangkan produk-produk limbah, dan membuat urin serta mengatur elektrolit dalam tubuh.
Hidronefrosis dapat menyebabkan infeksi ginjal, dan dalam beberapa kasus, kehilangan fungsi ginjal atau bahkan kematian. Fungsi ginjal akan mulai menurun segera setelah Anda menderita hidronefrosis.
Pengobatan Penyakit Penyumbatan Saluran Ginjal Pada Hidronefrosis Akut
Pengobatan penyakit penyumbatan saluran ginjal pada hidronefrosis akut adalah:
- Bila terjadi penyumbatan total, infeksi yang serius atau terdapat batu, maka bisa dipasang kateter pada pelvis renalis untuk sementara waktu.
- Bila fungsi ginjal mengalami penurunan, infeksi menetap atau nyeri yang hebat, maka air kemih yang terkumpul diatas penyumbatan segera dikeluarkan (biasanya melalui sebuah jarum yang dimasukkan melalui kulit).
Bila uretra tersumbat, maka pengobatannya meliputi:
- Melebarkan uretra dengan dilator.
- Pembedahan.
- Terapi hormonal untuk kanker prostat.



