Ternyata Komplikasi Penyakit Sirosis Hati Sangat Menakutkan!

Sirosis hati adalah proses akhir dari perjalanan penyakit hepatitis kronis. Penyakit ini dapat menimbulkan berbagai penyakit gangguan meatbolis, seperti ikterus, edema, koagulopati, hipertensi portal, splenomegali, varises gastroesofagus, ensefalopati hepatis, dan asietes. Prognosis penyakit sirosis hati akhirnya meninggal akibat perdarahan varises masif atau ensefalopati hati.

Sirosis hati ditemukan pada laki-laki dengan insidensi dua kali lebih sering dibandingkan pada wanita dan khususnya prevalen di antara para penderita malnutrisi usia di atas 50 tahun dengan alkoholisme kronis.

Pada awalnya hati cenderung membesar dan sel-selnya dipenuhi oleh lemak hati akan menjadi keras dan memiliki tepi tajam yang dapat diketahui melalui palpasi, nyeri pada abdomen, sedangkan konsentrasi albumin plasma menurun yang menyebabkan predisposisi untuk terjadinya edema. Produksi aldesteron yang berlebihan akan menyebabkan retensi natrium serta air dan ekskresi kalium.

Terjadinya hipertensi portal di sebabkan adanya peningkatan tekanan vena porta yang menetap di atas nilai normal yaitu 6 sampai 12 cmH2O. Mekanisme primer penyebab hipertensi portal adalah peningkatan resistensi terhadap aliran darah melalui hati dan juga terjadi peningkatan aliran arteria splangnikus. Tekanan balik pada sistem portal menyebabkan splenomegali dan asites.

Sirosis hati dapat disebabkan oleh intrahepatik dan ekstrahepatik, kolestasis, hepatitis virus, dan hepatotolsin. Alkoholisme dan malnutrisi adalah dua factor pencetus utama untuk sirosis Laennec. Sirosis pascanekrotik akibat hepatotoksin adalah sirosis yang paling seing dijumpai. Ada empat macam sirosis yaitu:

  1. Sirosis bilier. Penyebabnya adalah obstruksi empedu dalam hepar dan duktus koledukus komunis (duktus sistikus)
  2. Sirosis Laennec. Sirosis ini disebabkan ileh alkoholisme dan malnutrisi. Pada tahap awal sirosis ini, hepar membesar dan mengeras. Namun, pada tahap akhir, hepar mengecil dan nodular
  3. Sirosis pascanekrotik. Terjadi nekrosis yang berat pada sirosis ini karena hepatotoksin biasanya berasal dari hepatitis virus. Hepar mengecil denganbanyak nocul dan jaringan fibrosa
  4. Sirosis jantung. Penyebabnya adalah gagal jantung sisi kanan (gagal jantung kongestif).

Gejala Penyakit Sirosis Hati

Gejala terjadi akibat perubahan morfologi dan lebih menggambarkan beratnya kerusaka yang tejadi. Didapatkan gejala dan tanda sebagai berikut:

- Gejala-gejala gastrointestinal yang tidak khas seperti anoreksia, mual, muntah dan diare.

- Asites, hidrothoraks dan edema.

- Demam, berat badan turun dan lekas lelah

- Ikterus, kadang-kadang urine menjadi lebih tua warnanya atau kecoklatan.

- Hepatomegali, bila telah lanjut hati dapat mengecil karena fibrosis. Bila secara klinis didapati adanya demam, ikterus dan asites, dimana demam bukan karena sebab-sebab lain, dikatakan Sirois dalam keadaan aktif.

- Hati-hati akan timbulnya prekoma dan koma hepatikum.

- Kelainan pembuluh darah seperti kolateral-kolateral di dinding abdomen dan thoraks, kaput medusa, wasir dan varises esofagus.

Komplikasi Penyakit Sirosis Hati

Beberapa penderita yang mengalami gejala yang parah mungkin dapat menyebabkan komplikasi berikut:

  1. Edema dan ascites

Terjadi ketika sirosis hati menjadi parah yang kemudian mengirim gejala dari komplikasi penyakit ini ke organ ginjal untuk menahan garam dan air di dalam tubuh. Awalnya, kelebihan garam dan air diakumulasi dalam jaringan di bawah kulit karena efek gaya berat ketika berdiri atau duduk. Akumulasi atau penjumlahan kandungan air dan garam inilah yang kemudian disebut dengan Edema.

Ketika sirosis semakin memburuk, keadaan akibat kelebihan garam dan air yang tertahan, cairan juga mungkin meningkat dalam rongga perut antara dinding perut dan organ-organ perut. Peningkatan dan tertahannya garam dan air disebut dengan Ascites yang menyebabkan pembengkakan perut, ketidaknyamanan perut dan berat badan yang semakin meningkat.

  1. Pembengkakan varises

Jika terdapat pembengkakan pembuluh darah di dalam esofagus atau kerongkongan, maka Anda akan mengalami muntah darah atau buang air besar disertai darah. Kondisi ini lebih dikenal dengan istilah varises esofagus. Anda harus segera ke instalasi gawat darurat atau IGD untuk mendapatkan pertolongan secepatnya karena ini adalah kondisi yang serius.

Untuk mengurangi risiko perdarahan dan tingkat keparahan perdarahan yang muncul, obat penghambat beta (misalnya propranolol) akan diberikan. Selain obat-obatan, terdapat beberapa prosedur lain yang bisa dilakukan untuk menghentikan perdarahan di kerongkongan.

  1. Spontaneous bacterial periotonitis (SBP)

Cairan yang mengandung air dan garam dan tertahan di dalam rongga perut yang disebut dengan ascites yang merupakan tempat yang sempurna untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan bakteri-bakteri.

Secara normal, rongga perut juga mengandung sejumlah cairan kecil yang berfungsi untuk melawan bakteri dan infeksi dengan baik. Namun pada penyakit sirosis ini, cairan yang mengumpul dan kelebihan jumlah cairan normal yang dimiliki rongga perut tidak mampu lagi untuk melawan infeksi secara normal.

Kelebihan cairan yang masuk ke dalam rongga perut kemudian masuk ke dalam usus dan kedalam ascites yang kemudian menyebabkan infeksi disebut dengan spontaneous bacterial peritonitis atau SBP. Spontaneous bacterial peritonitis atau SBP merupakan suatu komplikasi dari sirosis yang dapat mengancam jiwa seseorang yang terdiagnosa memiliki penyakit sirosis hati.

Seseorang yang menderita komplikasi SBP dari sirosis umumnya tidak menunjukkan gejala, tidak seperti gejala pada sirosis umumnya yang dapat membuat tubuh demam, keidnginan, sakit perut, dan kelembutan perut, diare dan memburuknya ascites.

Post Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hot News!

Jangan lupa kunjungi situs informatif lainnya :

https://bacaanasik.cc/

https://www.jerami.info/

https://www.beritamandiri.co/

https://wisataku.blog/

https://sakitpunggung.org/

https://www.badlegaindia.org/

https://infogadget.club/

https://diujunglangit.com/

https://www.beritaboladunia.net/

https://sboplaza.com/

https://www.wibawanews.net/

https://www.sahamgoodwin.com/

https://www.bitwinshop.com/

https://artlinearsitek.com/

https://ingapak.com/

https://pengobatan.tips/

https://usaha2018.com/

https://adeide.com/

https://daraprayoga.com/

https://idwebshare.net/

https://aribicara.com/

https://buletinunik.com/

https://lingkupberita.com/

https://tempatketawa.com/

https://passionmagz.com/

https://motzter.com/

https://www.museswonderland.com/

https://www.fandyhutari.com/

https://gambardp.com/

https://sbc-superbiocollagen.com/

https://artisip.net/

https://www.lyricstunes.net/

https://gotocirebon.com/

https://bayugawtama.com/

https://www.enterberita.com/

https://viclindsay.com/

https://wazobians.com/

https://tokojeremy.com/

https://qncobatmaag.com/

https://obatmataminusgw.com/