Penyakit sirosis hati sering dikatakan sebagai silent killer. Hal ini karena sirosis hati seringkali tidak disadari dan gejalanya terkadang tidak nampak jelas.
Padahal sebenarnya penyakit ini sangat berbahaya dan mematikan. Penyakit ini menunjukan gejala sebelum akhirnya menjadi parah, hanya saja gejalanya terkadang tidak terlihat jelas.
Seperti yang kita ketahui bahwa hati atau liver merupakan salah satu organ vital bagian dalam yang memiliki fungsi penting untuk tubuh.
Fungsi hati yaitu diantaranya untuk membuang/menetralisir racun, membuat protein untuk proses pembekuan darah dan menyimpan cadangan glikogen. Nah, maka dari itu penting sekali untuk menjaga fungsi hati dengan cara hidup sehat.
Salah satu penyakit yang rentan menyerang organ hati yaitu sirosis hati. Jenis penyakit ini tergolong mematikan dan sangat berbahaya.
Sirosis hati merupakan sebuah kondisi ketika jaringan hati yang normal diganti oleh jaringan parut atau fibrosis. Proses tersebut akan terbentuk secara bertahap.
Nah, jaringan parut tersebut yang akan mempengaruhi struktur normal dan regenerasi sel hati. Kondisi tersebut tentunya akan membuat hati kehilangan fungsinya dan rusak.
Pada saat fungsi hati berhenti bekerja maka akan terjadi pembengkakan akibat dari cairan tubuh serta kadar garam banyak menumpuk di bagian rongga perut.
Akibat pembengkakan tersebut maka akan mengakibatkan hati tidak akan berfungsi lagi dalam menetralisir sodium. Hal ini akan mengakibatkan tubuh menjadi kurus, kaki bengkak dan mudah lupa.
Tanda-Tanda Penyakit Sirosis Hati
Banyak orang dengan sirosis hati tidak menunjukkan tanda atau gejala apapun pada tahap awal penyakit. Namun, ketika penyakit terus berlangsung, maka seseorang akan mengalami tanda-tanda sebagai berikut:
- Perut buncit akibat penumpukan cairan di perut (ascites).
- Kehilangan selera makan.
- Penurunan berat badan.
- Kaki bengkak akibat penumpukan cairan di kaki dan pergelangan kaki (edema tungkai).
- Penyakit kuning, suatu kondisi yang menyebabkan kulit dan bagian putih mata menjadi kuning.
- Gatal pada seluruh kulit.
- Kelelahan, atau merasa Lelah.
- Kelemahan.
- Mual hingga muntah.
- Pembuluh darah seperti sarang laba-laba yang dapat terlihat dibawah kulit dada dan perut.
Penyebab Penyakit Sirosis Hati
Berikut adalah beberapa penyebab penyakit sirosis hati yang perlu diketahui:
- Sindrom Budd-Chiari
Kondisi ketika darah menggumpal dan menghalangi pembuluh darah yang seharusnya mengalirkan darah dari organ hati.
- Konsumsi Minuman Keras Secara Berlebihan
Alkohol adalah salah satu jenis racun yang bisa diproses dan dihancurkan hati, tapi alkohol dapat merusak dan melukai sel-sel hati jika dikonsumsi secara berlebihan.
Sirosis yang disebabkan oleh ketergantungan pada minuman keras biasanya mulai berkembang setelah kecanduan miras selama sepuluh tahun atau lebih.
Namun, beberapa orang lebih mudah mengalami kerusakan hati. Wanita juga lebih rentan terserang kerusakan organ hati dibandingkan pria.
- Penyakit Keturunan
Hemokromatosis, penyakit Wilson, dan fibrosis kistik merupakan penyakit yang muncul karena faktor genetika.
Hemokromatosis adalah penimbunan zat besi pada hati dan juga bagian lain dari tubuh manusia. Sedangkan penyakit Wilson adalah penimbunan tembaga pada organ hati dan bagian tubuh lainnya.
Fibrosis kistik adalah kondisi yang memengaruhi semua kelenjar tubuh yang memproduksi lendir dan keringat. Fibrosis kistik dapat menyebabkan lendir atau mukosa menjadi kental dan lengket.
Selain kondisi-kondisi di atas, sirosis juga bisa disebabkan oleh kanker saluran empedu dan kanker pankreas.
- Perlemakan Hati Non-alkoholik
Perlemakan hati non-alkoholik adalah penyakit hati parah yang bisa mengakibatkan munculnya sirosis. Kondisi ini diawali dengan penimbunan lemak berlebihan di hati.
Lemak yang menumpuk akan menyebabkan inflamasi dan kerusakan dan akhirnya menjadi sirosis. Orang yang mengalami kondisi ini tidak menyadari hingga munculnya sirosis dan fungsi hati sudah terkena dampaknya.
- Penyakit Hati Autoimun
Kondisi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang jaringan atau organ tubuh yang sehat. Pada umumnya, sistem kekebalan tubuh manusia akan menyerang bakteri maupun virus ketika terjadi infeksi.
Jika Anda memiliki penyakit hati autoimun, jaringan hati yang sehat akan diserang oleh sistem kekebalan tubuh. Salah satu contoh penyakit hati autoimun adalah sirosis bilier primer.
- Hepatitis
Hepatitis adalah peradangan atau inflamasi yang terjadi pada hati. Sirosis akan muncul apabila hepatitis tidak ditangani dan hati akan rusak serta kehilangan fungsinya setelah bertahun-tahun. Penyebab yang umum adalah hepatitis B dan C.



