Penyakit Lupus adalah penyakit autoimun dimana sistem kekebalan tubuh menjadi hiperaktif dan menyerang jaringan sehat dan normal pada tubuh. Hal ini mengakibatkan gejala penyakit lupus seperti peradangan, bengkak, dan kerusakan pada sendi, kulit, ginjal, darah, jantung, dan paru-paru.
Dalam fungsi normal, sistem kekebalan tubuh pada manusia membuat protein yang disebut antibodi untuk melindungi dan melawan antigen seperti virus dan bakteri. Penyakit Lupus membuat sistem kekebalan tubuh tidak dapat membedakan antara antigen dan jaringan sehat. Hal ini menyebabkan sistem kekebalan tubuh membawa antibodi langsung menyerang jaringan sehat.
Faktor risiko penyakit lupus
Meskipun para doker tidak mengetahui apa yang menyebabkan lupus pada banyak kasus, mereka telah mengidentifikasi faktor apa saja yang meningkatkan risiko penyakit ini, antara lain:
- Jenis kelamin
Lupus lebih umum pada wanita.
- Usia
Meskipun lupus dapat berefek pada segala usia, termasuk bayi, anak dan orang dewasa, tetapi lupus paling umum terdiagnosis pada mereka yang berusia antara 15 sampai 40 tahun.
- Ras
Lupus umumnya terdapat pada ras Afrika, Hispanics dan Asia.
- Sinar matahari
Terkena sinar matahari dapat membawa pada lupus kulit atau memicu respon internal pada mereka yang rentan.
- Obat tertentu
Obat tertentu yang digunakan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan drug-induced lupus. Banyak obat yang secara potensial dapat memicu lupus, sebagai contoh antara lain adalah antipsychotic chlorpromazine; obat tekanan darah tinggi, seperti hydralazine; obat tuberculosis isonoazid dan obat jantung procainamide.
- Terinfeksi virus Epstein-Barr
Merupakan virus yang biasanya tertidur di dalam sel dari sistem imun anda meskipun tidak jelas alasan mengapa dan apa yang membuat virus tersebut aktif kembali.
- Terkena zat kimia
Beberapa studi menunjukkan bahwa mereka yang bekerja dan rentan terekspos merkuri dan silica memiliki peningkatan risiko lupus. Merokok juga dapat meningkatkan risiko mengalami lupus.
Gejala Penyakit Lupus
Gejala yang dapat timbul akibat penyakit lupus adalah:
- Raynaud Fenomena
Penderita lupus dapat mengalami kejang pada bagian arteri, terutama di jari tangan maupun jari kaki yang menyebabkan kulit menjadi pucat dan munculnya bercak-bercak yang berwarna merah atau kebiruan.
- Masalah Berat Badan
Seorang penderita lupus dapat mengalami gangguan berat badan, baik itu penurunan berat badan maupun justru mengalami kenaikan berat badan secara signifikan.
- Mata Kering
Gangguan lupus dapat ditandai dengan mata penderita yang tampak kering. Hal ini disebabkan oleh terganggunya sistem kekebalan tubuh penderita. Selain mata, biasanya penderita lupus juga dapat mengalami kekeringan pada bagian mulut.
- Mudah Memar, cemas, depresi, sakit kepala, dan kehilangan memori
Seorang penderita lupus biasanya juga dapat memiliki peningkatan terhadap tingkat kecemasan, merasa sering pusing, gangguan memori (ingatan), serta sangat mudah mengalami cidera seperti memar.
- Kelelahan Berlebih
Kelelahan berlebih merupakan salah satu yang cukup gejala yang relatif, yang berarti ada beberapa orang yang tidak mengalaminya
- Gatal pada kulit
Tidak hanya demam berbentuk kupu-kupu yang terjadi di pipi, tapi juga gatal-gatal di bagian lain tubuh Anda bisa terjadi sebagai tanda lupus.
- Fotosensitivitas
Kulit bulu mata pada tubuh dapat terjadi karena paparan sinar matahari karena penderita lupus memiliki fotosensitifitas. Jika telah terjadi bahkan sebelum terpapar, sinar matahari bisa membuatnya semakin parah. Tidak hanya sinar matahari, dalam beberapa kasus kepekaan juga bisa terjadi akibat paparan cahaya buatan.
- Mulut atau Hidung Bisul
Seorang penderita lupus dapat mengalami gangguan timbulnya bisul atau abses choroidal yang disebabkan oleh penyebaran hematogen dari asteroides N. dari infeksi lokal dari paru-paru.
- Demam Tinggi
Penderita lupus dapat mengalami gejala seperti demam tinggi dengan suhu tubuh dapat lebih dari 100 derajat F (38 derajat C). Tentunya suhu tubuh yang seperti ini sangatlah tidak normal bahkan melebihi suhu tubun sorang penderita demam berdarah.
- Anemia
Gejala anemia ini terjadi akibat kurangnya pasokan oksigen yang dibawa darah untuk disebarkan keseluruh bagian tubuh.
- Timbulnya Rasa Nyeri di Dada.
Gangguan ini biasanya dapat berakibat pada saluran pernapasan, seperti timbulnya gangguan sesak napas.



