Darah rendah adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh kemampuan jantung yang sangat rendah sehingga darah tidak mampu mencapai ke organ otak. Jantungnya berdetak cepat, tetapi denyutnya sangatlah lemah sehingga darah tidak akan mampu naik ke otak dalam jumlah yang mencukupi.
Karena otak kita tidak akan mendapatkan darah yang cukup energi, kepala akan terasa pusing dan badan terasa lemah. Penderita golongan darah rendah akan cenderung mengantuk dan rata-rata penderita terlihat berwajah dan berkulit pucat.
Tekanan darah dihasilkan ketika jantung memompa darah ke seluruh arteri darah dalam tubuh. Saat darah mengalir melalui arteri, darah memberikan tekanan pada dinding arteri. Tekanan itulah yang dinilai sebagai ukuran kekuatan aliran darah atau disebut dengan tekanan darah. Jika tekanan darah di dalam arteri lebih rendah dibandingkan normal, biasanya disebut dengan tekanan darah rendah.
Tekanan darah yang normal, ukurannya 120/88 mm Hg, tetapi tekanan darah seseorang tiap waktunya tidak selalu sama, selalu berubah-ubah. Beberapa ahli mengatakan bahwa tekanan darah yang rendah berada pada ukuran sistoliknya 90 (angka pertama) dan distoliknya berukuran 60 (angka kedua).
Perubahan tekanan darah menjadi rendah secara tiba-tiba juga berbahaya karena bisa berdampak pusing yang hebat, akibat otak gagal menerima aliran darah yang cukup.
Penyakit Akibat Tekanan Darah Rendah
Penyakit Darah rendah akan berakibat pada gangguan tubuh lainnya, antara lain:
- Mudah merasa lelah dan lemas
Darah rendah dapat menyebabkan tubuh menjadi merasa sangat lemas dan juga mudah merasa lelah. Kondisi suplai darah yang tidak optimal, serta pasokan oksigen yang juga ikut menjadi berkurang merupakan penyebab utama dari munculnya rasa lemas dan juga lelah pada penderita darah rendah.
- Mual Berkepanjangan
Kondisi darah rendah yang tak segera diatasi akan membahayakan tubuh, terutama bisa mengakibatkan rasa mual. Ketika tubuh tak ada tenaga dan terasa begitu lemas, otomatis rasa mual ini juga turut timbul. Terkadang seseorang hanya menganggap bahwa mual terjadi karena masuk angin biasa, tapi sebaiknya jangan sepelekan.
Ketika anda mengecek tekanan darah dan kondisinya terlalu rendah, anda sudah seharusnya mengambil tindakan dengan mengonsumsi makanan atau suplemen penambah darah. Bila tidak, mual berkepanjangan bisa menjadi bahaya yang harus ditanggung.
Ketika penanganan pada penderita darah rendah cukup cepat, maka bahaya-bahaya seperti ini tak akan sampai terjadi apalagi hingga memburuk.
- Hilang Keseimbangan
Bila tadi sempat dibahas tentang bagaimana pandangan mata bisa kabur ketika berdiri atau bangun dari posisi tidur atau duduk secara mendadak, ini ada kaitannya juga dengan kehilangan keseimbangan. Tubuh akan mudah goyah atau oleng ketika hendak berdiri atau bangun dari tempat tidur karena tekanan darah rendah.
Rasa pusing ditambah dengan mata yang kabur bisa menjadi alasan bagi seorang penderita darah rendah untuk mengalami kehilangan keseimbangan. Ketika dalam posisi berjalan atau berdiri saja bisa membuat tubuhnya goyah dan seperti hendak terjatuh.
Hal ini perlu dicegah dengan mulai memeriksakan ke dokter, makan makanan penambah darah dan juga meminum suplemen yang tepat.
- Pingsan
Bahaya dari darah rendah salah satunya adalah pingsan dan hal ini merupakan yang tak terduga. Kondisi ini cukup buruk karena ketika anda sedang berada di luar dan merasa benar-benar pusing, mata buram, nafas cepat atau malah sesak nafas, ini bisa kemudian berlanjut pada kondisi pingsan.
Karena darah bertugas membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh, ketika tekanannya rendah, pasokan oksigen pun ikut menurun. Oleh karena itu, anda bisa mencoba untuk mencegahnya lebih dulu dengan pergi ke dokter. Atau, hindari makanan-makanan penurun tekanan darah bila memang tekanan darah sudah pada level yang rendah.
- Kulit Pucat
Tekanan darah yang rendah bisa mengakibatkan kulit kelihatan pucat dan bahaya ini terjadi karena suplai darah serta oksigen yang kurang. Kulit tubuh bisa menjadi pucat yang biasanya disertai pula dengan kondisi tubuh berkeringat dingin. Sebelum bahaya ini terjadi pada anda, cek segera tekanan darah dan tingkatkan tekanannya bila memang pada level yang teramat rendah.
- Depresi
Ternyata depresi bukan hanya bisa disebabkan oleh masalah-masalah yang ada di sekitar kita saja. Kondisi tubuh yang mengalami tekanan darah rendah pun mampu berujung pada bahaya satu ini. Sebelum depresi benar-benar dialami, anda bisa menghindarinya dengan mulai rajin check up ke dokter dan menjalani pola hidup sehat.
Hipotensi sebetulnya bukanlah masalah kesehatan yang perlu dikhawatirkan asalkan anda tahu bagaimana cara mengendalikan tekanan darah untuk tetap stabil. Sebelum bahaya darah rendah dialami, cegahlah sebaik mungkin.
- Nafas menjadi lebih cepat
Bahaya akibat darah rendah adalah dapat menyebabkan nafas menjadi sangat cepat dan juga tidak teratur. Hal ini disebabkan karena kondisi dimana jantung mengalami detak yang lebih cepat, sehingga hal ini akan membuat tubuh merespon dengan membuat nafas menjadi lebih cepat dan juga terkesan menjadi terengah-engah.
- Menurunkan konsentrasi dan fokus
Bahaya akibat darah rendah berikutnya adalah dapat menurunkan konsentrasi dan juga fous dari seseorang. Hal ini berkaitan erat dengan kondisi otak yang tidak mendapatkan pasokan dan juga suplai darah serta oksigen yang optimal sebagai akibat dari darah rendah.
Dengan menurunnya asupan oksigen dan juga darah ke otak, maka hal ini dapat menyebabkan konsentrasi dan juga fokus dari penderita darah rendah akan menurun.



