Maag (radang lambung) adalah suatu kondisi di mana mukosa lambung meradang atau membengkak. Maag dapat muncul secara mendadak (maag akut), atau berlangsung dalam waktu yang lama (maag kronis).
Penyakit ini tidak berbahaya dan dapat disembuhkan dengan pengobatan tertentu. Namun demikian, dalam beberapa kasus, maag dapat menyebabkan maag dan meningkatkan risiko kanker perut.
Kondisi kesehatan seperti ini termasuk sangat umum. Namun, penyakit ini lebih banyak dijumpai dalam orang-orang yang mengonsumsi obat penghilang rasa sakit atau pecandu alkohol. Risiko penyakit ini bisa dikurangi dengan cara mengurangi faktor-faktor pemicunya.
Penyakit Maag Turunan
Adapun mengenai maag, maag / gastritis adalah penyakit pada saluran pencernaan yang disebabkan karena adanya peningkatan asam lambung. Maag juga bisa disebabkan karena infeksi bakteri H pylori dan karena efek samping penggunaan obat anti nyeri tertentu. Maag bukan merupakan penyakit keturunan.
Meskipun maag bukan penyakit keturunan, tapi ada beberapa orangan mengalami kelainan genetik yang menyebabkan terjadinya autoimun gastritis. Pada umumnya maag bisa membaik dengan obat maag yang dijual bebas di apotek.
Apabila maag tidak membaik dengan obat bebas, sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sehingga anda bisa diberikan penanganan yang tepat. Penanganan maag bisa dengan antasida, alginat, antihistamin 2 misal ranitidin, proton pump inhibitor misalnya omeprazole dan lansoprazole, ataupun antibiotik bila perlu.
Adapun pencegahan yang bisa anda lakukan agar senantiasa terhindar dari maag antara lain:
- Makan Teratur
Banyak orang yang tidak mengatur waktu dan pola makan mereka dan akhirnya menderita beberapa penyakit gangguan lambung seperti maag. Makan secara teratur sebenarnya tidak akan menambah berat badan dan justru akan membuat berat badan menjadi lebih stabil.
Makan teratur seperti makan pagi, makan siang dan makan malam harus diatur dengan jam tertentu dan porsi yang paling sesuai dengan kebutuhan kalori Anda.
- Hindari Alkohol dan Soda
Minuman yang mengandung alkohol dan soda memang harus dihindari jika Anda tidak ingin terkena gastrisis. Alkohol bisa memicu produksi lendir dan asam yang berlebihan sehingga sangat berbahaya untuk lambung.
Bahkan terkadang mengkonsumsi alkohol dan soda juga akan membuat gangguan nafsu makan sehingga membuat perut Anda menjadi lebih kenyang meskipun Anda tidak makan apapun.
- Batasi Makanan Pedas dan Gorengan
Bahaya makanan pedas dan bahaya mengkonsumsi gorengan yang kurang baik bagi tubuh, harus dikonsumsi dalam jumlah terbatas. Konsumsi berbagai jenis makanan ini akan membuat Anda merasa tidak nyaman karena lambung biasanya akan memproduksi asam dalam jumlah yang lebih tinggi. Asam lemak yang terlalu tinggi akan membuat gangguan lambung yang serius.
- Hindari Stres
Tekanan pikiran (stress) karena aktivitas, masalah kehidupan maupun berbagai tekanan pekerjaan sering menjadi pemicu utama maag. Untuk menghindarinya maka biarkan tubuh dan pikiran anda bekerja dengan baik tanpa merasa tertekan.
Anda bisa memanfaatkan waktu untuk berlibur agar tidak merasa terlalu tertekan. Anda juga bisa mencoba beberapa olahraga yang bisa membantu tubuh Anda mengatur tekanan seperti yoga dan meditasi untuk kesehatan.
- Porsi Makan Lebih Sedikit
Jika anda merasa takut atau khawatir akan memiliki berat badan yang berlebih karena pola makan teratur, maka cobalah untuk mengendalikan porsi makanan.
Anda bisa mencoba untuk membawa makanan dalam porsi yang lebih kecil dan mengkonsumsinya dalam waktu yang lebih sering. Dengan cara ini maka perut akan menjadi lebih nyaman dan tidak merasa terlalu lapar ataupun terlalu kenyang.



