Penyakit Katarak Pada Mata

Mata sebagai indra penglihat manusia mempunyai fungsi yang penting sekali bagi manusia. Demikian pula dengan gangguan dan penyakit yang menyerang mata. Pada postingan sebelumnya saya sudah membahas tentang salah satu penyakit gangguan mata, yaitu penyakit glaukoma. Nah, kali ini saya masih akan melanjutkan membahas tentang penyakit yang menyerang mata yaitu katarak.

Sebelumnya apa yang anda ketahui tentang penyakit katarak? Ya benar sekali, katarak adalah penyakit yang ditandai dengan adanya kabut pada lensa mata.

Pada manusia dengan lensa mata normal adalah transparan dan mengandung banyak air, dengan demikian cahaya dapat menembusnya. Namun, pada orang penderita katarak ini lensanya akan terlihat lebih keruh, yang mana ini menyebabkan cahaya sulit menembus masuk ke mata dan akhirnya pandangan menjadi buram.

Gejala Katarak

Gejala atau tanda-tanda umum gangguan dari mata katarak, meliputi :

- Pandangan mata atau penglihatan terlihat samar atau kurang jelas sehingga tidak mampu melihat atau membaca objek

- Dibutuhkan pencahayaan yang cukup terang untuk dapat membaca dan melihat

- Lensa mata dirasakan seperti buram atau seperti kaca susu

- Sensitif terhadap pancaran cahaya atau sinar

- Jika melihat objek benda atau cahaya hanya dengan satu mata saja, objek atau cahaya terlihat seperti ganda / double.

Tipe Katarak

Katarak memiliki beberapa Tipe yaitu:

  1. Katarak Subcapsular. Tipe katarak ini dimulai di daerah kecil pada posterior atau permukaan lensa belakang, yang berubah menjadi keruh.

Akibatnya, pandangan kabur dan silau. Katarak ini biasanya dialami oleh para penderita diabetes, rabun jauh ekstrim (retinitus pigmentosa), serta orang yang mengonsumsi obat steroid. Katarak subcapsular umumnya berkembang dengan cepat hanya dalam beberapa bulan saja.

  1. Katarak Nuclear. Tipe katarak ini terbentuk di lensa inti, sehingga mengganggu kemampuan seseorang untuk melihat benda-benda dengan jarak jauh. Biasanya, katarak nuclear disebabkan karena masalah penuaan yang berkembang dalam waktu bertahun-tahun.
  2. Katarak Cortial. Pola katarak cortial dimulai dari bagian tepi luar lensa mata dan secara bertahap menuju bagian tengah lensa. Pada akhirnya, jenis katarak ini menyerupai jari-jari roda. Penderitanya sering mengalami masalah mata silau atau efek ‘halo’ jika melihat lampu. Mereka juga mengalami gangguan penglihatan baik jarak dekat maupun jauh.
  3. Katarak Congenital. Penderita mata katarak umumnya adalah bayi karena bawaan lahir atau anak-anak yang mengembangkan katarak sejak usia dini. Penderitanya bisa saja mengalami subcapsular, nuclear atau mungkin cortial.

Terjadinya tipe katarak ini mungkin berhubungan dengan infeksi yang dialami sang ibu atau pengonsumsian alkohol atau obat-obatan selama masa kehamilan. Selain itu, kondisi genetik, seperti penyakit Fabry, sindrom Alport atau Galaktosemia, juga bisa menyebabkan katarak congenital.

Mengingat hal ini sangat berpengaruh dengan penglihatan anak, maka katarak congenital harus secepatnya diatasi. Satu dari 10.000 bayi terlahir dengan katarak congenital.

Penyebab Penyakit Katarak Mata

Penyebab penyakit katarak mata biasanya juga terjadi pada usia berapa, trauma lensa, namun infeksi mata, atau juga pajanan terhadap suat radiasi atau pada obat tertentu. Janin yang biasanya terpajan virus subela yang bisa mengalami penyakit mata katarak.

Individu yang biasanya mengalami penyakit diabetes melitus uuntuk jangka panjang yang sering mengalami masalah katarak, yang kemungkinan besar ini penyebab penyakit mata kataraknya disebabkan karena gangguan aliran darah pada mata dan juga perubahan suatu penanganan dan merubah metabolisme glukosa.

Gejala dari penyakit katarak mata adalah penurunan ketajaman suatu penglihatan secara progresif. Gejala dari penyakit katarak mata ini lainnya adalah terjadi suatu kekaburan penglihatan, silau, dan juga hilangnya suatu persepsi warna.

Beberapa hal yang harus diingat dalam membantu mengatasi penyakit katarak mata adalah :

  1. Sebaiknya hindarilah makanan yang mengandung laktosa

Ada salah satu uji klinis yang dilakukan bahwa laktosa adalah salah satu jenis kemungkinan dari terjadinya penyebab penyakit katarak. Oleh sebab itulah, pasien penyakit katarak mata harus mulai mengurangi mengonsumsi makanan atau produk yang mengandung kandungan laktosa atau juga jenis makanan yang terbuat dari susu.

  1. Suplemen tembaga dan zinc

Mengonsumsi makanan sekitar 300-600 mg N-Acetylcysteine yang ditambah ke dalam proporsi yang kecil dari suplemen tembaga atau juga seng yang sangat berguna dan bermanfaat dalam mengurangi serta menghancurkan radikal bebas yang menjadi penyebab dari katarak mata.

Post Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hot News!

Jangan lupa kunjungi situs informatif lainnya :

https://bacaanasik.cc/

https://www.jerami.info/

https://www.beritamandiri.co/

https://wisataku.blog/

https://sakitpunggung.org/

https://www.badlegaindia.org/

https://infogadget.club/

https://diujunglangit.com/

https://www.beritaboladunia.net/

https://sboplaza.com/

https://www.wibawanews.net/

https://www.sahamgoodwin.com/

https://www.bitwinshop.com/

https://artlinearsitek.com/

https://ingapak.com/

https://pengobatan.tips/

https://usaha2018.com/

https://adeide.com/

https://daraprayoga.com/

https://idwebshare.net/

https://aribicara.com/

https://buletinunik.com/

https://lingkupberita.com/

https://tempatketawa.com/

https://passionmagz.com/

https://motzter.com/

https://www.museswonderland.com/

https://www.fandyhutari.com/

https://gambardp.com/

https://sbc-superbiocollagen.com/

https://artisip.net/

https://www.lyricstunes.net/

https://gotocirebon.com/

https://bayugawtama.com/

https://www.enterberita.com/

https://viclindsay.com/

https://wazobians.com/

https://tokojeremy.com/

https://qncobatmaag.com/

https://obatmataminusgw.com/