Apakah Penyakit Gastritis Pada Kehamilan Sangat Berpengaruh?

Gastritis adalah salah satu inflamasi diperut yang merupakan adanya luka pada mukosa lambung, ataupun adanya regenerasi sel sel lambung dan kerusakan sel. Jika dilihat, didalam lambunga kan terdapat lukaa serta pendarahan pada sub epitel.

Rasa nyeri yang terbakar merupakan salah satu tanda adaya tukak lambung rasa sakit ini bahkan sampai bisa ke dada. Penyakit ini akan lebihburuk jika terjadi pada malam hari saat perut mengalami kekosongan. Selain itu, muntah darah dan asam dari perut merupakan tanda adanya luka pada lambung.

Salah satu penyebab yang menjadikan adanya penyakit ini adalah stress. Dimana seorang wanita bisa mengalaminya selama masa kehamilan. Rendahnya asupan makanan yang bergizi yang dikonsumsi menjadikan seseorang juga bisa mengalami penyakit ini.

Untuk penyakit gastritis yang sudah lama faktor penyebabnya biasanya berhubungan dengan infeksi bakteri helicobacter pylori yang terdapat dalam lambung. Hal tersebut dapat merusak lapisan dinding lambung akibat tingginya asam lambung. Jika hal itu tidak diobati bisa menyebabkan ulkus atau luka lambung.

Gastritis selama kehamilan bukanlah masalah yang permanen dan terbukti dapat diatasi dengan pengobatan yang tepat dan brikut ini merupakan ada beberapa gejala yang terjadi pada saat hamil dianataranya:

  • Kehilangan selera makan.
  • Sakit Kepala.
  • Produksi Air lir berlebihan.
  • Rasa pahit dimulut.
  • Lemah dan lesu.
  • Heartburn (sensasi terbakar yang terjadi pada dada akibat asam lambung naik ke kerongkongan).
  • Kembung dan sendawa.
  • Nyeri atau perih pada perut bagian atas.

Selama kehamilan seseorang akan lebih banyak menghasilkan gas dibanding orang yng tidak hamil. Hal in tentu disebabkan karena hormon yang tinggi saat hamil. Hormon ini bekerja untuk melemaskan otot otot polos pada saluran pencernaan yang menyebabkan sendwa dan juga perut kembung.

Pertumbuhan rahim saat kehamilan akan memberikan lebih banyak tekanan pada organ organ perut dan mendorong perut sehingga menyebabkan terjadinya perlambatan pencernaan, seperti:

  • Jangan membebani sistem pencernaan dengan makanan besar selama kehamilan sebaiknya mengkonsumsi makanan dengan porsi sedikit namun sering.
  • Sembelit dan konstipasi adalah penyebab umum untuk terjadinya gas berlebih dan kembung. Diet cukup serat sehingga gerakan usus menjadi teratur.
  • Makan perlahaan lahan, jangan makan terburu buru karena bisa menyebabkan gas berlebih pada perut.

Hindari atau kurangi makanan yang memproduksi gas yng berlebih seperti kubis, gorengan serta minuman berkarbonasi.

Cara Mengatasi Penyakit Gastritis Saat Kehamilan

Berikut cara untuk mengatasi penyakit gastritis pada kehamilan:

  • Jus Wortel dan jus bayam efektif untuk mengobati iritasi lambung. Wortel juga bermanfaat bagi wanita hamil karena memiliki kandungan vitamin yang tinggi.
  • Hindari mengkonsumsi alkohol, Minuman berkafein dan minuman yang mengandung soda.
  • Lebih banyak mengkonsumsi sayuran, biji bijian dan buah buahan untuk kesehatan tubuh dan janin.
  • Mengunyah cengkeh setelah makan siang dan makan malam. Ini merupkan salah satu obat terbaik yang mudah dan bisa anda lakukan untuk gastritis yang disebabkan oleh kehamlan.
  • Teh herbal yang dibuat dari jahe, berguna untuk mengobati masalah gastritis selama kehamilan.

Efek Penyakit Gastritis Pada Kehamilan

Wanita hamil dengan gastritis mungkin lebih rentan terhadap mual dan muntah. Muntah dan akan menghalangi ibu dan bayi untuk mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Jika ibu tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, maka akan berpengaruh pada janin. Misalnya kemungkinan janin mengalami BBLR.

Obat Penyakit Gastritis

Obat-obat penatalaksanaan gastritis terdiri dari 3 jenis yaitu:

  1. Antasida

Obat ini bekerja menetralisir asam lambung. Contohnya adalah obat-obat maag yang banyak diiklankan di TV, seperti Mylanta, Promag Promag, dst.

  1. Penghambat sekresi asam lambung golongan Proton Pump Inhibitor

Obat ini bekerja dengan menghambat aktifitas pompa proton di sel parietal lambung. Contohnya adalah Omeprazole, Lansoprazole, Rabeprazole, Pantoprazole dan Esomeprazole.

  1. Penghambat sekresi asam lambung golongan Antagonis Histamin H2

Obat ini bekerja dengan cara menghambat Histamin H2 menempati reseptornya di sel parietal lambung, tempat diproduksinya asam lambung. Contohnya adalah Cimetidine, Ranitidine, Famotidine.

Post Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hot News!

Jangan lupa kunjungi situs informatif lainnya :

https://bacaanasik.cc/

https://www.jerami.info/

https://www.beritamandiri.co/

https://wisataku.blog/

https://sakitpunggung.org/

https://www.badlegaindia.org/

https://infogadget.club/

https://diujunglangit.com/

https://www.beritaboladunia.net/

https://sboplaza.com/

https://www.wibawanews.net/

https://www.sahamgoodwin.com/

https://www.bitwinshop.com/

https://artlinearsitek.com/

https://ingapak.com/

https://pengobatan.tips/

https://usaha2018.com/

https://adeide.com/

https://daraprayoga.com/

https://idwebshare.net/

https://aribicara.com/

https://buletinunik.com/

https://lingkupberita.com/

https://tempatketawa.com/

https://passionmagz.com/

https://motzter.com/

https://www.museswonderland.com/

https://www.fandyhutari.com/

https://gambardp.com/

https://sbc-superbiocollagen.com/

https://artisip.net/

https://www.lyricstunes.net/

https://gotocirebon.com/

https://bayugawtama.com/

https://www.enterberita.com/

https://viclindsay.com/

https://wazobians.com/

https://tokojeremy.com/

https://qncobatmaag.com/

https://obatmataminusgw.com/