Penyakit asma adalah penyakit kronis pada saluran pernapasan yang dapat membuat seseorang akan sulit bernapas, dengan adanya penyakit asma, peradangan di saluran pernapasan yang dapat menyebabkan penyempitan sementara saluran pernapasan yang akan dapat membawa oksigen ke paru-paru.
Jika sering terjadi dan telah berlangsung cukup lama, serangan asma akan mengakibatkan paru-paru basah dan perubahan bentuk rongga dada (toraks). Umumnya serangan asma pada usia dini lebih ringan dibandingkan dengan serangan asma pada usia dewasa.
Biasanya, serangan asma pada usia dewasa lebih berat dan menetap, sehingga penderita tidak dapat melakukan kegiatan sehari-hari dan tidak produktif. Akibatnya, kualitas hidup penderita menurun.
Gejala Penyakit Asma Pada Orang Dewasa
- Gejala asma pada orang dewasa yang pertama adalah terjadi kesulitan bernapas yang akan disebabkan sesak napas atau terjadinya napas yang sering sekali setengah-setengah. Dan gejala ini merupakan gejala pada penyakit asma yang paling umum
- Gejala asma pada orang dewasa yang kedua adalah terjadinya keseringan batuk-batuk. Batuk bisa berupa tanda adanya sesuatu yang salah pada paru-paru kita atau pada saluran pernapasan
- Gejala asma pada orang dewasa yang ketiga adalah seringnya mengalami perasaan yang lelah dan lesu. Kedua hal tersebut menunjukkan bahwa tidak akan terdapat cukup oksigen yang dapat di distribusikan ke dalam tubuh oleh paru-paru
- Gejala asma pada orang dewasa yang keempat adalah dapat terjadinya dada terasa sering sesak. Hal tersebut dapat menunjukan suatu kondisi bahwa paru-paru akan berada di bawah tekanan dan sebagai akibatnya makan akan tibul rasa sakit konstan yang akan terjadi di daerah tersebut
- Gejala asma pada orang dewasa yang kelima adalah akan merasa susah tidur. Dan kondisi ini akan akan dapat menyebabkan tubuh kita terasa letih, lesu ketika keesokan harinya
- Gejala asma pada orang dewasa yang keenam adalah adanya ketidakmampuan untuk terlibat dalam suatu aktifitas fisik yang panjang tanpa mengalami suatu masalah pada pernapasan
- Gejala asma pada orang dewasa yang ke tujuh adalah pembacaan rendah bila diperiksa menggunakan peak flow meter. Sedangkan fpeak flow meter sendiri adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur fungsi paru-paru dan untuk menentukan apakah paru-patu anda dapat bekerja pada tingkat normal untuk memanfaatkan oksigen.
Penyebab Penyakit Asma
Penderita asma terus meningkat, akan tetapi penyebab pasti penyakit ini belum sepenuhnya diketahui. Faktor utama yang dapat menyebabkan asma adalah:
- Genetik atau sejarah asma pada keluarga
- Lingkungan tempat tinggal, khususnya bagi anak-anak
- Reaksi alergi pada substansi tertentu (bulu binatang, debu, dll)
- Infeksi saluran pernapasan.
Diagnosa Penyakit Asma Pada Orang Dewasa
Untuk mengetahui apakah seorang pasien menderita penyakit asma, maka dokter perlu melakukan sejumlah tes. Namun sebelum tes dilakukan, dokter biasanya akan mengajukan pertanyaan pada pasien mengenai gejala apa saja yang dirasakan, waktu kemunculan gejala tersebut, dan riwayat kesehatan pasien serta keluarganya.
Jika seluruh keterangan yang diberikan pada pasien mengarah pada penyakit asma, maka selanjutnya dokter bisa melakukan tes untuk memperkuat diagnosis, misalnya:
- Spirometri
- Tes Arus Puncak Ekspirasi (APE)
- Uji Provokasi Bronkus
- Pengukuran Status Alergi
- CT Scan.
Jika seseorang terdiagnosis mengidap asma saat kanak-kanak, gejalanya mungkin bisa menghilang ketika dia remaja dan muncul kembali saat usianya lebih dewasa. Namun gejala asma yang tergolong menengah atau berat di masa kanak-kanak, akan cenderung tetap ada walau bisa juga muncul kembali. Kendati begitu, asma bisa muncul di usia berapa pun dan tidak selalu berawal dari masa kanak-kanak.



