Hati adalah organ yang terbesar yang terletak di sebelah kanan atas rongga perut di bawah diafragma. Beratnya 1.500 gr atau 2,5 % dari berat badan orang dewasa normal. Pada kondisi hidup berwarna merah tua karena kaya akan persediaan darah.
Hati terbagi menjadi lobus kiri dan lobus kanan yang dipisahkan oleh ligamentum falciforme, di inferior oleh fissure dinamakan dengan ligamentum teres dan di posterior oleh fissure dinamakan dengan ligamentum venosum.
Lobus kanan hati enam kali lebih besar dari lobus kirinya dan mempunyai 3 bagian utama yaitu : lobus kanan atas, lobus caudatus, dan lobus quadrates. Hati dikelilingi oleh kapsula fibrosa yang dinamakan kapsul glisson dan dibungkus peritorium pada sebagian besar keseluruhan permukaannnya
Penyakit Sirosis Hati
Sirosis hati adalah prenyakit yang di tandai oleh adanya peradangan difusi dan menahun pada hati, Diikuti dengan proliferasi jaringan ikat, degerenasi dan regenerasi sel hati sehingga Timbul kekacauan dalam susunan parenkim hati.
Klasifikasi sirosis hepatis didasarkan pada kontributor yang menjadi pengembang penyakit, termasuk:
- Sirosis hepatis terkait Hepatitis C
Hepatitis C adalah penyakit virus yang menyebabkan pembengkakan hati. Sekitar 20 persen sampai 25 persen orang yang menderita hepatitis C akan mengalami sirosis hepatis.
Orang yang mengkonsumsi alkoh0l dalam jumlah besar secara reguler, akan lebih cenderung mengembangkan hepatitis C dan sirosis hati.
- Sirosis Hati Alk0holik
American Liver Foundation mengatakan bahwa sirosis alk0holik adalah jenis penyakit hati yang disebabkan minuman alko.
Resiko seseorang untuk mengembangkan sirosis hati meningkat dengan konsumsi alko yang berlebihan disamping ia juga memiliki hepatitis C.
- Primary sclerosing cholangitis – PSC
Primer sclerosing cholangitis adalah penyakit radang empedu yang merusak dan menghalangi saluran empedu, menyebabkan pembentukan jaringan parut di hati dan penyempitan saluran empedu.
Semakin banyak jaringan parut, semakin besar penyempitan saluran empedu. Ketidakmampuan empedu untuk keluar dari hati menyebabkan kerusakan sel hati.
Jaringan parut yang terbentuk biasanya terus menyebar ke seluruh hati dan mengakibatkan sirosis hepatis
- Sirosis Biliaris Primer
Sirosis biliaris primer (PBC) adalah penyakit autoimun kronis yang secara perlahan akan merusak hati. PBC mempengaruhi saluran empedu, menyebabkan peradangan. Peradangan berlebihan berakibat pada kerusakan saluran empedu, di mana duktus diganti dengan jaringan parut.
Gejala Penyakit Sirosis Hati
Berikut ini adalah beberapa gejala yang dapat timbul pada penderita sirosis hati:
- Anemia
Sirosis hati yang sampai menimbulkan pendarahan bisa menyebabkan penderitanya terkena anemia. Hal itu disebabkan penderita sirosis hati mengalami banyak zat besi yang keluar bersama dengan pendarahan yang dialaminya.
- Pendarahan
Sirosis hati akan menyebabkan pendarahan, terutama pada bagian perut. Penyebabnya adalah virus hepatitis telah menyebabkan kerusakan dan gangguan di bagian saluran pencernaan esophagus. Kerusakan sistem pencernaan yang parah bisa menyebabkan pendarahan di bagian perut.
- Mengalami Gangguan Endokrin
Sirosis hati kronis akan mengalami gejala gangguan endokrin. Gejala sirosis hati kronis akan lebih jelas dibandingkan dengan sirosis hati ringan atau hepatitis sirosis ringan. Gangguan endokrin adalah gangguan di dalam tubuh yang menyebabkan tubuh mengalami gangguan ketika mengeluarkan hormon estrogen.
Komplikasi Penyakit Sirosis Hati
Komplikasi akibat dari penyakit sirosis hati yang mungkin terjadi sebagai berikut:
- Ascites
Sirosis hati kronis juga akan menimbulkan gejala ascites, distensi perut dan dinding perut menjadi tegang.
- Pendarahan Gusi
Untuk stadium lanjut, sirosis kronis bisa menyebabkan pendarahan di gusi. Hal itu dikarenakan pembekuan darah pada penderita sirosis mengalami gangguan, pembuluh darah di bagian gusi juga mengalami gangguan.
- Menstruasi Ekstrem
Pada wanita yang mengalami sirosis akan mengalami menstruasi yang ektrem. Hal itu dikarenakan pembekuan darah menjadi terganggu dan menstruasi yang dialami penderita sirosis itu mengalami pendarahan di dalam rahimnya.
- Esofagus Varises
Gejala yang paling mengerikan dari penyakit sirosis ini adalah adanya esofagus varises. Esofagus itu adalah gejala pecahnya dinding pembuluh darah pada penderita sirosis kronis sehingga penderita tersebut mengalami pendarahan gastrointestinal.



