Katarak dan glaukoma adalah penyakit mata degeneratif yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan secara permanen. Kedua penyakit ini merupakan bagian alami dari proses penuaan, tetapi mereka memiliki gejala yang berbeda.
Glaukoma dan katarak sama-sama penyakit yang dapat menyebabkan kebutaan. Bedanya operasi tak dapat mengembalikan penglihatan penderita glaukoma, yang mana bisa dialami penderita katarak. Lalu apa perbedaan lain katarak dan glaukoma?
Menurut ketua Glaukoma Service Jakarta Eye Center (JEC) Hospital Jakarta, Dr. dr. Ike Sumantri SpM(K), Katarak terjadi ketika lensa mata seseorang menjadi keruh. Sedangkan pada kondisi glaukoma, lensa mata berbayang karena adanya tekanan di bola mata, suara.com.
Ike mengatakan bahwa glaukoma merupakan penyakit yang merusak saraf mata. Sedangkan katarak merupakan keadaan patologik lensa dimana lensa menjadi keruh akibat hidrasi cairan lensa atau denaturasi protein lensa, sehingga pandangan seperti tertutup air terjun atau kabut.
Perbedaan gejala antara penyakit katarak dan glaukoma menjadi salah satu cara yang dapat dijadikan acuan untuk mengetahui apakah seseorang menderita penyakit katarak atauka glaukoma. Berikut perbedaan gejala katarak dan glaukoma, diantaranya :
Gejala katarak
- Penglihatan ganda
- Penglihatan keruh
- Warna terlihat memudar
- Penglihatan lebih sensitif ( silau )
- Pandangan kabur pada malam hari
- Penglihatan seperti berawan, berkabut dan buram
Gejala glaukoma
- Nyeri di mata
- Mual atau muntah
- Mata merah
- Penyempitan lapang pandang
- Penglihatan yang mulai kabur
- Melihat lingkaran cahaya atau ‘pelangi-seperti’ cincin di sekitar lampu
- Kehilangan penglihatan di salah satu atau kedua mata yang berlangsung sangat cepat
Katarak dan glaukoma dapat diobati dengan pembedahan, tapi sayangnya hilangnya penglihatan yang disebabkan oleh glaukoma tidak dapat disembuhkan sepertihalnya kehilangan penglihatan yang disebabkan oleh katarak. Pperasi katarak berbeda dari operasi yang digunakan untuk mengobati glaukoma.
Dalam kasus operasi katarak, tujuannya yaitu lensa mata akan dihapus dan diganti dengan lensa buatan; operasi glaukoma sering melibatkan penggunaan laser yang digunakan untuk membuka kanal-kanal kecil yang diblokir. Sedangkan glaukoma, operasinya bertujuan untuk mengurangi tekanan intraokular.
Perbedaan lain antara katarak dan glaukoma ialah bahwasannya penyakit katarak merupakan penyebab utama kebutaan (lebih dari 50%) atau prevalensinya 0,76%. Kalau glaukoma penyebab utama kedua dengan prevalensi 0,2%.
Katarak bisa muncul karena berbagai sebab, misalnya kontak dalam waktu lama dengan cahaya ultra violet, radiasi, serta efek dari penyakit seperti diabetes dan hipertensi, usia lanjut, atau trauma. Faktor-faktor genetik juga mungkin berperan memicu katarak pada usia yang lebih dini.
Sedangkan glaukoma, disebabkan oleh saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat, sehingga bola mata akan membesar dan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata. Pada akhirnya, saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga mati.
Ada dua jenis glaukoma yang umum yakni sudut tertutup dan sudut terbuka. Keduanya kerap terjadi pada pria dan wanita berusia 40 tahun ke atas.



