Penyakit ginjal juga dikenal sebagai kondisi medis dari gangguan fungsi ginjal, dimana ginjal gagal untuk cukup menyaring limbah metabolik dari darah. Dua bentuk utama adalah cedera ginjal akut, yang sering reversibel dengan pengobatan yang memadai, dan Penyakit ginjal kronis yang sering tidak reversibel. Dalam kedua kasus, biasanya ada penyebab yang mendasari.
Bila ginjal rusak, mereka mungkin tidak bekerja dengan baik sebagaimana mestinya. Jika kerusakan ginjal terus memburuk dan ginjal Anda kurang mampu melakukan pekerjaan mereka, Anda dapat terserang Penyakit ginjal kronis.
Penyakit ginjal adalah yang terakhir (paling parah) stadium Penyakit ginjal kronis. Inilah sebabnya mengapa Penyakit ginjal juga disebut Penyakit ginjal stadium akhir, atau ESRD.
Gejala Sakit Ginjal
Beberapa orang yang mengalami penyakit ginjal biasanya merasakan gejala berikut:
- Nyeri Pinggang
Flank area adalah daerah pinggang kanan dan kiri bertepatan dengan perut bagian atas sampai tengah di sisi pinggir kanan dan kiri. Lokasi ini bertepatan dengan keberadaan ginjal, dan ketika ada nyeri di daerah ini, maka patut dicurigai adanya gangguan ginjal berat.
- Nafas Tidak Lega
Ketika seseorang mengalami kesulitan bernapas, maka yang perlu kita tahu adalah ada sesuatu dalam tubuh tidak beres. Napas tak lega bisa dimaksudkan sebagai nafas pendek atau sesak nafas apabila ini terjadi ketika tidak sedang beraktifitas berat, maka ada kecurigaan bahwa itu gejala gagal ginjal.
Hal ini bisa terjadi akibat perjalanan cairan ke paru-paru, dan tubuh yang kekurangan sel darah merah karena menurunnya fungsi ginjal.
- Gangguan Memori
Ketika anda beranjak tua, Anda cenderung menjadi lebih pelupa; Namun, itu bukan jenis kehilangan memori yang disebabkan oleh Penyakit ginjal.
Gangguan memori akibat Penyakit ginjal terjadi akibat kurangnya konsentrasi yang diikuti oleh pusing yang disebabkan oleh peningkatan kadar racun dalam darah karena kerusakan ginjal. Kondisi ini tidak berdiri sendiri, jadi harus diperhatikan adanya ciri-ciri Penyakit ginjal yang lainnya.
- Kulit gatal
Ginjal juga mengambil partikel limbah dari darah, sehingga ketika ginjal tidak berfungsi dengan baik pada individu, hasilnya limbah tubuh akan keluar melalui darah dan menyebar ke kulit. Akibatnya kulit dapat terasa gatal.
Pengobatan Penyakit Ginjal
- Kemoterapi
Menggunakan obat berbahan kimia, memang dapat membunuh sel kanker, dapat menghambat pertumbuhan sel tumor dan reproduksi, akan tetapi, penggunaan obat yang berbahan kimia juga dapat menurunkan kekebalan tubuh pasien, sel-sel jaringan yang normal menjadi rusak, sehingga banyak pasien kanker yang menjadi resisten terhadap pengobatan kemoterapi.
- Pengobatan Radioterapi
Sebelum melakukan operasi atau pembedahan ginjal, radioterapi digunakan secara luas sebagai terapi adjuvant. Selain itu, metode ini dapat meringankan rasa sakit yang dialami pasien, dan merupakan pengobatan lain dari karsinoma sel dalam metastasis ginjal.
Tetapi pengobatan metode ini memiliki efek samping yang sangat besar, seperti menyebabkan rasa nyeri yang hebat, sehingga banyak pasien yang menolak untuk melakukan pengobatan metode ini.
- Operasi
Operasi merupakan salah satu metode pengobatan yang efektif untuk penderita kanker ginjal. Dalam melakukan operasi kanker ginjal terdapat beberapa cara, yaitu nephrectomy radikal, nephrectomy parsial dan sebagainya.
Jika kondisi dari pasien sangat memungkinkan, Exemu maka pengobatan dengan nephrectomy radikal adalah metode yang terbaik untuk menjalani pengobatan.
- Obat Pereda Nyeri
Untuk meredakan rasa sakit dan demam yang muncul akibat infeksi ginjal, dokter biasanya akan merekomendasikan paracetamol. Obat pereda rasa sakit golongan antiinflamasi nonsteroid (NSAIDs), seperti ibuprofen, aspirin, atau naproxen, tidak disarankan untuk digunakan pada kondisi ini karena dapat memperparah gangguan ginjal.
Untuk membantu mempercepat pemulihan, lakukanlah beberapa cara berikut ini di rumah:
- Konsumsilah banyak cairan untuk membuang bakteri dari ginjal, serta untuk menghindari dehidrasi.
- Gunakan bantal hangat pada perut, punggung, atau tubuh bagian samping.
- Pada wanita, tidak buang air kecil dalam posisi jongkok, melainkan dalam posisi duduk di atas toilet, sehingga pengosongan kandung kemih lebih baik.


