Gejala Penyakit Thypoid Yang Hanya Ada Pada Wanita!

Tifoid atau tipus adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella thypi. Penyakit ini banyak ditemui di Indonesia. Penyakit tifoid memang erat kaitannya dengan higienitas atau kebersihan. Bakteri penyebab tifoid senang hidup di makanan kotor ataupun tanah sehingga bila seseorang mengonsumsi makanan kotor dan saat daya tahan tubuhnya turun maka ia dapat terserang tifoid.

Penyebab penyakit ini ialah infeksi bakteri Salmonella typhi. Bakteri menular melalui makanan yang terinfeksi atau mengandung kuman bakteri. Saat seseorang mengonsumsi maknana tersebut dan daya tahan tubuhnya rendah, bakteri akan menyerang usus orang tersebut. Selanjutnya, bakteri masuk ke dalam peredaran darah dan terjadinya penyakit tifoid.

Penyakit ini bisa menyerang saat bakteri tersebut masuk melalui makanan atau minuman, sehingga terjadi infeksi saluran pencernaan yaitu usus halus. Kemudian mengikuti peredaran darah, bakteri ini mencapai hati dan limpa sehingga berkembang biak disana yang menyebabkan rasa nyeri saat diraba.

Gejala penyakit thypoid yaitu:

  1. Pingsan, tak sadarkan diri

Penderita umumnya lebih merasakan nyaman dengan berbaring tanpa banyak pergerakan, namun dengan kondisi yang parah seringkali terjadi gangguan kesadaran.

  1. Demam lebih dari seminggu

Siang hari biasanya terlihat segar namun menjelang malamnya demam tinggi.

  1. Lidah kotor

Bagian tengah berwarna putih dan pinggirnya merah. Biasanya anak akan merasa lidahnya pahit dan cenderung ingin makan yang asam-asam atau pedas.

  1. Mual berat sampai muntah

Bakteri Salmonella typhi berkembang biak di hatidan limpa, Akibatnya terjadi pembengkakan dan akhirnya menekan lambung sehingga terjadi rasa mual. Dikarenakan mual yang berlebihan, akhirnya makanan tak bisa masuk secara sempurna dan biasanya keluar lagi lewat mulut.

  1. Diare atau mencret

Sifat bakteri yang menyerang saluran cerna menyebabkan gangguan penyerapan cairan yang akhirnya terjadi diare, namun dalam beberapa kasus justru terjadi konstipasi (sulit buang air besar).

  1. Lemas, pusing, dan sakit perut

Demam yang tinggi menimbulkan rasa lemas, pusing. Terjadinya pembengkakan hati dan limpa menimbulkan rasa sakit di perut.

Pengobatan Penyakit Thypoid

Perawatan dan pengobatan terhadap penderita penyakit demam Tifoid atau types bertujuan menghentikan invasi kuman, memperpendek perjalanan penyakit, mencegah terjadinya komplikasi, serta mencegah agar tak kambuh kembali.

Pengobatan penyakit tifus dilakukan dengan jalan mengisolasi penderita dan melakukan desinfeksi pakaian, faeces dan urine untuk mencegah penularan. Pasien harus berbaring di tempat tidur selama tiga hari hingga panas turun, kemudian baru boleh duduk, berdiri dan berjalan.

Selain obat-obatan yang diberikan untuk mengurangi gejala yang timbul seperti demam dan rasa pusing (Paracetamol), Untuk anak dengan demam tifoid maka pilihan antibiotika yang utama adalah kloramfenikol selama 10 hari dan diharapkan terjadi pemberantasan/eradikasi kuman serta waktu perawatan dipersingkat.

Namun beberapa dokter ada yang memilih obat antibiotika lain seperti ampicillin, trimethoprim-sulfamethoxazole, kotrimoksazol, sefalosporin, dan ciprofloxacin sesuai kondisi pasien. Demam berlebihan menyebabkan penderita harus dirawat dan diberikan cairan Infus.

Ada beberapa pencegahan yang dapat kita lakukan antara lain:

  1. Dengan vaksin

Saat sekarang dikenal tiga macam vaksin untuk penyakit demam tifoid, yaitu yang berisi kuman yang dimatikan, kuman hidup dan komponen Vi dari Salmonella typhi. Vaksin yang berisi kuman Salmonella typhi hidup yang dilemahkan (Ty-21a) diberikan peroral tiga kali dengan interval pemberian selang sehari, memberi daya perlindungan 6 tahun.

Vaksin ini diberikan pada anak berumur diatas 2 tahun. Vaksin yang berisi komponen Vi dari Salmonella typhi diberikan secara suntikan intramuskular memberikan perlindungan 60-70% selama 3 tahun.

  1. Non vaksin

Secara umum, untuk memperkecil kemungkinan tercemar S.typhi, maka setiap individu harus memperhatikan kualitas makanan dan minuman yang mereka konsumsi. Salmonella typhi di dalam air akan mati apabila dipanasi setinggi 57ºC untuk beberapa menit atau dengan proses iodinasi/klorinasi.

Untuk makanan, pemanasan sampai suhu 57ºC beberapa menit dan secara merata juga dapat mematikan kuman Salmonella typhi. Penurunan endemisitas suatu negara/daerah tergantung pada baik buruknya pengadaan sarana air dan pengaturan pembuangan sampah serta tingkat kesadaran individu terhadap higiene pribadi. Imunisasi aktif dapat membantu menekan angka kejadian demam tifoid.

Post Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hot News!

Jangan lupa kunjungi situs informatif lainnya :

https://bacaanasik.cc/

https://www.jerami.info/

https://www.beritamandiri.co/

https://wisataku.blog/

https://sakitpunggung.org/

https://www.badlegaindia.org/

https://infogadget.club/

https://diujunglangit.com/

https://www.beritaboladunia.net/

https://sboplaza.com/

https://www.wibawanews.net/

https://www.sahamgoodwin.com/

https://www.bitwinshop.com/

https://artlinearsitek.com/

https://ingapak.com/

https://pengobatan.tips/

https://usaha2018.com/

https://adeide.com/

https://daraprayoga.com/

https://idwebshare.net/

https://aribicara.com/

https://buletinunik.com/

https://lingkupberita.com/

https://tempatketawa.com/

https://passionmagz.com/

https://motzter.com/

https://www.museswonderland.com/

https://www.fandyhutari.com/

https://gambardp.com/

https://sbc-superbiocollagen.com/

https://artisip.net/

https://www.lyricstunes.net/

https://gotocirebon.com/

https://bayugawtama.com/

https://www.enterberita.com/

https://viclindsay.com/

https://wazobians.com/

https://tokojeremy.com/

https://qncobatmaag.com/

https://obatmataminusgw.com/