Ginjal merupakan organ vital yang berperan sangat penting sangat penting dalam mempertahankan kestabilan lingkungan dalam tubuh. Ginjal mengatur keseimbangan cairan tubuh dan elektrolit dan asam basa dengan cara menyaring darah yang melalui ginjal, reabsorbsi selektif air, elektrolit dan non-elektrolit, serta mengekskresi kelebihannya sebagai kemih.
Fungsi primer ginjal adalah mempertahankan volume dan komposisi cairan ekstra sel dalam batas-batas normal. Komposisi dan volume cairan ekstrasel ini dikontrol oleh filtrasi glomerulus, reabsorbsi dan sekresi tubulus.
Ginjal dilalui oleh sekitar 1.200 ml darah per menit, suatu volume yang sama dengan 20 sampai 25 persen curah jantung (5.000 ml per menit). Lebih 90% darah yang masuk ke ginjal berada pada korteks, sedangkan sisanya dialirkan ke medull.
Gejala Penyakit Ginjal
Gejala sakit ginjal yang dialami terkadang sering diabaikan karena gejala yang muncul terlihat sangat tidak serius bahkan mungkin mirip dengan gejala penyakit yang lainnya. Meski begitu, hal ini dapat menyebabkan timbulnya penyakit yang lebih serius, mengingat betapa pentingnya organ ginjal bagi kehidupan.
Beberapa gejala yang pada umumnya dialami pada penyakit ginjal adalah:
- Perubahan warna pada urin.
- Bau mulut.
- Berkurangnya nafsu makan.
- Pembengkakan yang terjadi pada kaki dan tangan.
- Mengalami sesak nafas.
- Pada kulit akan mengalami ruam, gatal, dan kering.
- Perasaan nyeri dan sakit di punggung bagian bawah.
- Kelelahan fisik yang sering dialami dan lemas.
Diagnosis Penyakit Ginjal
Umumnya diagnosis penyakit gagal ginjal kronis (GGK) dilakukan melalui pemeriksaan rutin urine dan darah. Melalui pemeriksaan rutin, terutama pada orang-orang yang berisiko tinggi, akan mudah untuk mendeteksi jika ada penurunan fungsi ginjal pada penderita. Jika memang dicurigai positif, maka tes tersebut dapat diulang untuk memastikan diagnosa.
Tes Untuk Mendeteksi Kadar Kerusakan Ginjal
Ada beberapa tes yang dapat digunakan untuk menentukan kadar kerusakan pada ginjal Anda. Tes-tes tersebut meliputi:
- Laju Filtrasi Glomerulus (LFG)
Laju filtrasi glomerulus/LFG (glomerular filtration rate/GFR) adalah pengukuran terhadap seberapa baik ginjal Anda bekerja berdasarkan jumlah kotoran yang berhasil disaring ginjal dari darah. Hasil perkiraan laju filtrasi glomerulus atau eGFR normal adalah 90 ml cairan kotoran per menit. Kisaran angka ini menunjukkan bahwa ginjal masih berfungsi dengan baik.
Penghitungan eGFR menggunakan sebuah formula khusus. Metodenya adalah dengan menghitung kadar kreatinin dalam sampel darah, kemudian dihitung berdasarkan umur, jenis kelamin, dan etnis Anda. Hasil GFR ini merupakan estimasi persentase fungsi normal ginjal Anda. Misalnya: hasil estimasi GFR 60ml/menit sama artinya dengan 60% fungsi ginjal masih berjalan.
- Biopsi Ginjal
Biopsi dilakukan dengan mengambil sampel kecil dari jaringan ginjal. Deteksi kerusakan ginjal kemudian dilakukan dengan memeriksa sel-sel ini dengan mikroskop.
- Tes Urin
Salah satu gejala penyakit ginjal adalah terdapat protein atau darah dalam urin Anda. Maka tes ini digunakan untuk mengecek kemungkinan kandungan tersebut. Perubahan pada urine ini dapat muncul 6-10 bulan atau lebih lama sebelum gejala timbul.
- Pemindaian
Dalam kasus gagal ginjal stadium lanjut, ginjal dapat mengerut dan berbentuk tidak utuh. Sebelum perubahan bentuk ginjal tersebut terjadi, pemindaian digunakan untuk mengetahui apakah terjadi penyumbatan tidak normal dalam aliran urin Anda. Proses ini dilakukan dengan alat-alat seperti USG, computerised tomography (CT) scan, atau pemindaian magnetic resonance imaging (MRI).
Pengobatan Penyakit Ginjal
Pengobatan untuk penyakit ginjal adalah:
- Memperbanyak Zat Besi
Orang yang anemia karena gangguan ginjal bisa diobati dengan memperbanyak konsumsi zat besi. Zat besi itu bisa digunakan untuk meningkatkan produksi sel darah merah di dalam tubuh.
- Obat Antibiotik
Pihak medis akan menyuntikkan antibiotik kepada pasien penyakit ginjal yang disebabkan oleh infeksi, antibiotik itu juga digunakan untuk mencegah peradangan pada ginjal.
- Obat Penormal Tensi
Untuk menghindari komplikasi yang lebuh serius pasien akan diberikan obat penurun tensi sehingga tensinya bisa menjadi normal kembali.
- Mengubah Gaya Hidup
Bagi yang sudah terkena penyakit ginjal, mengubah gaya hidup secara perlahan-lahan bisa mengurangi keparahan penyakit ginjal yang diderita. Bagi yang belum terkena penyakit ginjal mengubah gaya hidup bisa bermanfaat untuk menghindarkan diri dari penyakit ginjal.
- Menyeimbangkan Fosfat
Ginjal bisa digunakan untuk menyaring fosfat. Penumpukan fosfat bisa berpengaruh buruk pada ginjal. Menyeimbangkan fosfat bisa dengan cara mengurangi konsumsi fosfat yang kebanyakan ada pada daging merah, produk olahan dari daging sapi, ikan dan juga telur.



